Seputar Pemira FEMA 2012

Kampanye Pemilihan Raya FEMA untuk calon ketua BEM FEMA sudah dimulai. “PEMIRA sesuai dengan amanah Undang-Undang tentang PEMIRA yaitu untuk menciptakan suatu wadah atau himpunan yang tentunya suatu wadah ketua dan PEMIRAlah tempat untuk memilih ketua itu”, ujar Yoga Hendrianto, salah seorang anggota DPM FEMA komisi 1 sekaligus ketua KPRW FEMA 2012.

Menurut Yoga, demokrasi yang adil dan bersih mengacu pada zaman nabi, demokrasi terpilih dengan suara terbanyak dan mendengarkan usulan, tapi di Indonesia, tepatnya di FEMA yang memiliki banyak mahasiswa untuk melakukan dialog yang bertujuan untuk  mengutarakan pendapat itu terasa tidak memungkinkan, jadi menurut DPM pilihan yang terbaik adalah aspirasi tentang pencoblosan.

Adapun kriteria calon ketua BEM FEMA yang disyaratkan sesuai dengan UU KM 2012 yang diturunkan satu tingkat menjadi surat ketetapan, di antaranya:

1. Mahasiswa S1 FEMA yang sedang aktif (bukan fast track dan extensi)

2. Berperilaku baik yang dibuktikan dengan surat kelakuan baik

3. Sehat jasmani, dibuktikan dengan surat keterangan dokter

4. Memiliki visi misi unggulan tentang FEMA

5. Mengumpulkan bukti pendukung dari KTM, jika berasal dari GM/KPM/IKK setiap pendukung dimintai sepuluh KTM dari setiap departemen.

“Tidak ada kriteria akademik atau IPK, tapi kemarin dapat saran dari wakil dekan, Pak Ahmad Sulaiman, mengatakan bahwa untuk tahun depan akan lebih baiknya di berikan syarat IPK karena alangkah lebih baiknya menggunakan IPK karena tugas seorang ketua BEM itu berat bila IPK standar, khawatirnya akan terkena beban moral, kerja, IPK anjlok, dan sebagainya. Apalagi tugas kita sebagai mahasiswa yang pertama adalah belajar”, begitulah penuturan Yoga mengenai penambahan kriteria calon ketua BEM FEMA tahun depan.

Adapun mekanisme penjaringan PEMIRA tahun ini adalah membuka open recruitment dengan persyaratan pemenuhan kriteria calon ketua BEM FEMA. Setelah melengkapi persyaratan diadakan sidang verifikasi yang menyatakan lolos atau menjadi kandidat calon ketua BEM FEMA.

Saat ini, telah terpilih empat kandidat calon ketua BEM FEMA, yaitu Rici Tri Harpin Pranata (KPM 47), Luhur Nugroho (GM 47), Muhammad Rivqi Zaelani (GM 47), dan Muhammad Miftachur Rizqi (GM47)

Pada tanggal 18 Oktober 2012 lalu, dilangsungkan debat calon ketua BEM FEMA periode 2012-2013 yang diikuti oleh empat calon. Debat ini dilaksanakan di pelataran node fema. Hasil pemaparan visi dan misi ke empat calon terlihat sangat baik dan berkualitas untuk kemajuan FEMA yang membumi dan mendunia.

Menurut Teguh, selaku ketua BEM FEMA periode sekarang,  seorang ketua BEM FEMA yang baik haruslah dapat merangkul seluruh keluarga di tiga departemen yang ada di FEMA  dan dapat mengambil keputusan secara tepat karena keputusan itu berdampak besar untuk khalayak.

Kegiatan/program dari BEM FEMA sendiri sekarang ini menurutnya sudah selaras dengan visi-misi yang diusung FEMA karena BEM FEMA telah mengaplikasikan dari tri darma perguruan tinggi, untuk menyatukan GM, IKK, KPM sesuai departemen. BEM FEMA juga sering mengupdate hal-hal yang menjadi tranding topic  khususnya pada masalah beasiswa.

Harapan yang dilontarkan oleh Teguh mengenai ketua BEM FEMA dan kinerja pengurus selanjutnya adalah dapat membuat kebaikan, meningkatkan prestasi FEMA baik di dalam maupun di luar, dan membuat  jejak langkah yang baik agar berkesan bagi junior.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Faizal (IKK 48). “Dapat menyatukan GM,IKK,KPM dalam panji FEMA, bersinergi, dapat menampung tiap aspirasi, dan bisa membawa FEMA berprestasi baik diluar dan didalam IPB.” begitulah harapan Faizal mengenai ketua BEM FEMA dan kinerja pengurus selanjutnya.

Faizal mengaku telah mengenal keempat calon ketua BEM FEMA, tapi hanya sekedar nama. “Jika yang didukung pasti ada tetapi untuk memilih melihat dari visi dan misinya, juga apa yang mereka bawa dalam dirinya (kredibilitas) untuk memajukan FEMA.” begitulah penuturan Faizal terkait siapa yang ingin dipilihnya.

Faizal menyatakan bahwa visi-misi yang keempat kandidat sebagian sudah sesuai dengan kebutuhan mahasiswa FEMA khususnya dalam SDM mahasiswa FEMA, tetapi dalam pengimplementasiannya belum terlihat.

Menurut Faizal, pemimpin yang memiliki jiwa yang tegas, tidak terlalu otoriter, dan bisa berbaur dengan mahasiswa lainnya lah yang sebenarnya dibutuhkan oleh FEMA untuk bisa mewadahi aspirasi mahasiswa dan mewujudkan FEMA yang membumi dan mendunia.

KOM/YNR

editor: KOM/AIT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: