Dunia Bukan Untukmu

Tetes peluh di wajah tua itu

Terlintas makna sebuah beban berat yang ditanggungnya

Liku jalan itu telah ia lewati

Dengan semangat membawa diri

Aku bangga melihatnya

Membuatku merasa terbuai melihat senyum di kerut itu

Seorang pekerja keras tak kenal waktu

Demi sebuah penghidupan untuk asa yang terpendam

Tetapi

Saat mata ini melihat layar datar yang senantiasa menampilkan wajah-wajah penuh senyum bahagia

Pandai bermain kata dan memutarbalikan fakta

Dengan kenecisannya berlenggak-lenggok menyusuri gedung-gedung megah itu

Berpakaian rapi

Berpangkat tinggi

Menaiki permadani hitam dengan pengawal yang siap mengantar kemanapun ia pergi

Tas serbaguna menghiasi tangan kirinya

Dan sebuah alat komunikasi modern di tangan kanannya

Siap mendengar berita apa saja yang ingin diketahuinya

Entah mengapa pikiranku enggan menyaksikan hal tak istimewa itu

Yang terlintas hanya pertanyaan yang tak tahu siapa yang bisa menjawabnya

Yang dapat mengajukan diri sebagai kritikus bagi para petinggi-petinggi itu

Aku hanya orang kecil yang tak mungkin dipedulikan

Hanya dianggap seorang manusia kerdil tak bertatakrama

Yang ingin turun tangan menjadi hama bagi mereka

Lalu mereka menganggap diri mereka itu apa?

Seorang penguasa?

Seorang ahli ?

Ataukah seorang yang harus dan pantas dihormati?

Apa mungkin mereka sadar darimana semua keindahan versi mereka itu ?

Apa mereka sadar atas perbuatan tak pantas itu ?

Dimanakah pikiran dan perasaan mereka saat melakukan itu ?

Bagaimana pikiran dan perasaan mereka saat dalam lubang hitam itu ?

Tak ada yang bisa meyakinkan jawaban dari pertanyaanku

Ya begitulah beliau-beliau itu

Tetap setia pada sesuatu yang mereka anggap sebuah usaha

Melegalkan segala cara untuk melanjutkan hidupnya

Demi kekuasaan yang bukan miliknya

Namun mereka tetap menikmatinya

Tanpa melihat keadaan sekitar yang sangat memiriskan hati

Sungguh tak berharga hidup seperti itu

Menghabiskan waktu dengan segala kemewahan yang bukan milik mereka

Wahai yang menganggap diri kalian penguasa !!

Semua ada saatnya

Semua memiliki masanya

Milikmu saat ini tak selamanya berada di sisimu

Menemanimu tenggelam dalam nafsu dunia

Wahai yang menganggap diri kalian bertahta !!

Buatlah pikiran kalian mencari arti hidup ini

Karena dunia bukan  milikmu

Dunia bukan untuk manusia sepertimu

Dan sampai kapanpun takkan berada di bawah kuasamu

(KOM/TFD)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: